Homework

Sebagai penganut better late than never, nih aku kerjain pe er dari Gomat! dan daun *satu satu yaa, antri, jangan berantem*. Makasih buat keduanya yang kompakan, semooga langgeng dan Justify Fullbahagia *???*

Pe er pertama

The Rules :
The rules are simple. Use google image to search the answers to the quetions below. Then you must choose a picture in the first page of results, and post it as your answer. After that tag 7 people.

1. The age of my next birthday










Yippi, dah boleh minum beer loo kalo mau, legal! (namun tidak secara agama, muahahahhahah)

2. The place I'd like to travel








Dunia ini terlalu indah kawan, sayang kalo nggak dijelajahi setiap sudutnya
*serakah ya? emang! ;)*
kek gini boleh nggak? boleh ya, blog aku ini, hihihhhi

3. Favorite place









Rumah Nenek di Pagaralam, kota besemah-kampung halaman
Udaranya adem, pemandangannya bagus, rakyatnya ku cinta *apaaa coba*
Pokoknya ya kalo udah liburan, pengennya kesini mulu. Melepas stress dari hiruk pikuk serta penatnya kota Palembang. Apalagi kalo sepupu sepupu pada lagi mudik juga, mantap dah *secara total sepupu saia 20 orangs, gimana nggak rame tuh*. Jalan ke gunung dempo, menelusuri kebun teh, jalan jalan ke kebon dan sawah yang mengakibatkan badan gatal gatal semua, makan buah buahan langsung dari pohonnya, mandi dan memandikan mobil di sungai, ziarah ke makam kakek dan buyut buyut, mengelilingi tungku beramai ramai guna menghangatkan tubuh sambil minum salsaparilla *nggak tau deh gimana nulisnya, sejenis root beer gitu, persis* ngobrol ngawang ngingung dan akhirnya tepar bersama di ruang tamu yang seketika beralih fungsi menjadi barak pengungsian. Rumah nenek emang tempat paling top dah

4. Favorite food










Well, sebagai seorang yang lahir dan dibesarkan di kota Palembang, aku sangat cinta Pempek. Apapun jenisnya; lenggang, panggang, kapal selem, isi telor, isi tahu, semuanya deh. Beserta soulmatenya, cuko tentu saja

5. Favorite thing










Leppi, laptop ku tercinta. Dialah media yang menguatkan aku dalam petualangan ini. Thanks Lep, Love you *muah..muah*

6. Favorite color








Keliatan nggak? Yap, white! Sebenernya aku suka banyak warna; biru, purple, pink. Tapi putih lebih elegan menurut aku, netral, pure, dan bisa memancarkan warna warna laen

7. A city I was born










PALEMBANG

Palembang kotaku Palembang persadaku Ibu kota Sumatera Selatan
Pusat perdagangan bidang industri dan pangan terkenal kota wisata air
Sungai Musi bergelombang membelah kota Palembang dengan jembatan Ampera yang Megah
Perhubungan pun mudah dari segala arah
Di darat, sungai, laut dan udara


8. A city that I've ever lived in

ya Palembang juga, tapi sekarang lagi nyasar di












Wauwatosa, Milwaukee, WI
ini gambarnya yang paling deket sama rumah disini, di depan blok. Di lampu merah ambil kanan terus kanan lagi cari rumah paling ujung yang ada ayunannya

9. A nickname I had













UCI,
well, imagenya nemu yang gini, hehehh. May be someday i'll go there, hihihhih *di-amiin-in dong ah!*

10. Name of my love

Kudu dikasih tau ya?
eummm, yang ini aja deh










ShiniCHI Kudo, ahaaa

11. Bad habit













Disorganize, nggak pernah bisa rapi dan teratur. *tapi kamarku nggak sebegini disorganizenya loo, masih pantes dibilang kamar cewe lah minimal*


12. Hobby

Banyak banget, tapi paling suka belajar *amiin ya Allah*










13. Wishlist

Have a really good friend here whom I can share manything with. Temennya yang bener2 temen loh ya, (kek Anne Sophie lah kira2)














Yap, itu aja, Lanjut manggg
Pe er Kedua
*ntar ah, capek niih, ngutang dulu ya :)

I'm gonna miss you guys

Rabu, Jan 14 2009

Ternyata hari itu adalah hari terakhir aku mendengar sapaan riang Mr Mateske, sambutan selamat datang yang kadang kadang terdengar menjengkelkan namun tak jarang membuat aku tersenyum geli dikarenakan ayunan irama cara guru favoritku ini melafalkan namaku diikuti ekspresi muka yang sangat tidak mencerminkan tampang seorang bekas tentara setiap kali aku memasuki ruangan 205 di jam pelajaran terakhir. Aku siswa yang selalu datang pertama di kelas lantaran di jam sebelumnya aku di ruang 208 yang hanya membutuhkan waktu 10 detik, oleh karena itu Mr Mateske akan bertanya tanya jika aku bukan orang pertama yang dilihatnya. Sejujurnya aku tidak suka belajar sejarah. Membaca, meringkas lalu menghapal terasa membosankan dan sangat tidak menarik. Pun ketika Guidenceku disini memasukkan US History ke dalam jadwal pelajaranku sebagai salah satu pelajaran yang biasanya diambil exchange student. Aku sudah membayangkan pastilah kelas ini sangat membosankan ditambah lagi setelah aku melihat text bookny yang setebal Kamus Eng-Ind Hasan Sadily yang ditumpuk dua. Tapi kenyataan di lapangan ternyata jauh berbeda. Simulasi dengan cara cara yang unik (contohnya: ketika bab WWI, kami dibagi bagi dalam kelompok negara yang belum bernama (oleh karena itu kami harus membuat nama dan bendera negara sendiri) dan hanya diberikan selembar kertas instruksi tentang apa yang harus kelompok kami lakukan dan apa yang menjadi rahasia tujuan kelompok kami, lalu diikuti diskusi dan debat, lalu dari hasil simulasi inilah kami dapat mengetahui kelompok ini berperan sebagai Perancis, kelompok itu ternyata Rusia, dsb2. Dipasang pasangkan untuk menulis surat yang menjelaskan bagaimana keadaan home front untuk kerabat yang menjadi tentara relawan dan sebaliknya (didukung oleh situasi kelas yang benar benar dibuat menyerupai keadaan di waktu perang; efek sound, background dsb). Biasanya sebualn sekali kami akan datang ke kelas dengan sebungkus popcorn dan soda di tangan (menonton film yang menjelaskan bab yang sedang dipelajari adalah saat saat yang paling kami sukai, tentu saja! disamping lempar tangkap coklat sbeleum bel pulang berbunyi). Kelas yang sangat menyenangkan, guru yang gokil namun sangat kreatif dan berhasil membuat aku mendapatkan grade A dgn 106% di kelas ini. Tidak pernah terpikir bahwa kelas ini hanya berjalan satu semester. Meskipun semester depan aku masih punya US History, tetapi bukan 7th hour Mr Mateske Class lagi. Aku baru sadar bahwa semua ini akan segera berakhir ketika Mr Mateske bertanya:
"Suci, are you gonna come to see me here everyday in the next semester?" katanya sembari memberikan kertas ulanganku. Aku mengalihkan pandangan dari kertas ulanganku dan balik memandangnya.
"Well, of course i'll come here but not everyday. I just will come here when i wanna smell this room (wangi ruangannya khas)." hmmmmhh, dia benar. Kelas ini akan segera berakhir. Yap, we aren't Mr Mateske 7th Hour anymore. Nggak ada lagi Mr Mateske yang bisa bikin kita sekelas ketawa sampe sakit perut, nonton latihan baseball di kelas sebelom jam pulang, celetukan khas anak kecil dari Erick (yang emang freshman) yang sumpah nggak penting tapi spontan dan lucu. Everything will be over, whether we like it or not.

Kelas lain that i'm gonna miss is psychology. Aku lumayan deket dengan gurunya, Mr Guse. Guru muda yang selalu menjadikan film sebagai referensi. Eksperimen eksperimen dan video unik, tugas tugas yang menyenangkan (di kelas ini kita sering dikasih tugas, tapi aku senang mengerjakannya karena memang tugasnya tidak biasa). Dan aku paling sering tuker pikiran atau bahkan curhat dengan gurunya baik secara langsung maupun lewat jurnal. Yang menyenangkan adalah si pak guru ini selalu memberikan responnya meskipun terkadang responnya terbaca terdengar tidak penting. Oh iya, baru baru ini (habis libur natal kemarin) dia cerita kalo he has just proposed his girlfriend looo (inilah contoh percakapan tidak penting kami). Dia juga orang pertama yang bilang kepengen ke Indonesia setelah aku kasih dvd dari kedubes RI. Sehari setelah aku kasih video, dia menghampiri aku yang lagi cekakan tak berdosa dengan Jeni (my best budy in Psychology). Kita jadi diem dan mengira bahwa dia mau menegor kita. Feeling kita diperkuat dengan duduknya dia secara tiba tiba di sebelah aku. Tapi ternyata dia malah ngomong setengah berbisik
" I wanna go to your country. It's so beautiful. When are you gonna back? I wanna come with you."
hihihihkkhihhkkhik, Dia emang cuma bercanda. Tapi ya lucu aja ngebayangin pulang pulang bawa bule beneran (temen temen di sekolah, sebelom aku berangkat kesini pada ngejoke : Ci, pulang ntar bawain bule yaaa, huahahahuhahh).
Ketika kelas ini berakhir, nggak bakal ada lagi tawa serta riang canda (ceila,, tapi emang iya) yang menjadi penyegar luar biasa di jam jam terakhir. Nggak sering lagi atau bahkan nggak bisa lagi tuker cerita dan pikiran dengan guru favorit nomor dua ini. Nggak bakal bisa mengkoreksi kalimat kalimat Mr Guse (biasanya Sam dan aku bakal nambahin kalimat Mr Guse kalo terdengar janggal dan tidak seperti biasanya. Seperti menambahkan kata please atau ladies and gentlemen karena dia biasanya selalu menggunakan kata kata tersebut dan telinga kita akan merasa menangkap gelombang bunyi yang belum sempurna ketika dia tidak menggunakan kata kata tersebut). Dan kita semua di kelas ini berterimakasih untuk semua keceriaan yang terbagi bagikan dalam 4 bulan ini.


----------


Seharusnya aku masih punya satu hari lagi untuk bersama mereka kalau saja wauwatosa school district tidak menutup sekolah pada hari kamis dan jumat dikarenakan the coldest week dimana suhu pada hari ini adalah -30F without wind chill, Gosh! Oh iya, Mr Mateske menghadiahkan seorang suami pada simulasi terakhir. Disaat setiap orang mendapat peran sebagai seorang single, dia mengumumkan sesuatu yang benar benar menggoncang jiwa.
"and we will have one married couple here, Tom and Suci. Hiyey, Good choice,Suci! Good choice!" *bleeggg, nelen LIDAH dalem dalem*
Sebenernya aku fine2 aja dikasih kenang kenangan berupa "suami" di simulasi terakhir kelas (tentang protes rakyat Jerman terhadap pemerintah setelah WWI). Yang jadi masalah adalah Kenapa Harus Tom?? arggghhhh, orang yang paling terlihat SOK serius di kelas. (ini sama sekali bukan Tom pada postingan sebelumnya, harap di catat!) kok dipasangkan dengan aku yang tergolong sekarang menjadi cengengesan??? kenapa?? kenapa??ohh, *frustasi*.
aku kan jadinya harus berusaha menggunakan kata our (instead of my) setiap kali mau menjelaskan, nggak nyaman kan jadinya. Arrrghhhh, i hate it!

*ini postingan kok ujungnya jadi kayak luapan kejengkelan padahal harusnya luapan kesedihan karena mau pisah, maaf2 nggak konsisten*


Philosophy of Ice Skating

Now i realized, at least now i got one right gift of all,
Ice skates, i (will)start to enjoy it. Sebenernya aku nggak terlalu suka ber ice skating. Nyoba ice skating aja baru disini. Itu juga baru nyoba dua bulan yang lalu yang menyebabkan pinggang dah rasa mau lepas *akibat jumlah jatoh dan menggelinding yang tak terhingga*. Diikuti beberapa kali kembali ke ring yang pada akhirnya memberikan kemajuan yang lumayan ( i can feel it ). Tapi tetep, aku belom menikmati olahraga ini, cuma sekedar ikut nemenin Sona yang keberaniannya bukan main; masuk ring, lari, nabrak orang, jatoh (anehnya, kalo orang biasanya jatoh duduk, dia jatohnya pasti tertelungkup dan lama lagi baru bangun karena setelah tertelungkup dia bakal makan butir2an es terlebih dulu). Yang niat banget buat bisa ber ice skating adalah Dad. Dia sampe ngebeliin skates buat smua anggota kluarga sebagai kado xmas *nggak pake nanya ato mikir dulu bagaimana dunia per ice skatean di Indonesia maupun mempertimbangkan berat koper aku nanti, pake kasih note segala: "everytime you skate in Indonesia, you will remember us!". weleh, kalo begitu aku nggak pernah bakal mengingat kalian donggs, secara di Palembang nggak ada ringnyaaa! *. Well, seperti yang sudah aku bilang di postingan sebelumnya, it's a gift, so i appreciated it.

Ice skating, olahraga yang juga ngasih pencerahan hati *ceile*
you have to fall otherwise you'll never make it, because that's how you learn
kalo aku liat2, yang udah jago, yang udah bisa muter2 4 puteran (1440 drjt), ngecurve dsb aja masih ada yang jatoh, so...yeah, there's no reason to be afraid.

Winter break (last day of school for this year, yeahhhh!!)

Finally, school out!!
Everyone looked so happy in the last day of school for this year. Just like at my school back home, some students have start their holiday already a.k.a already skip this last day. I almost late to go to school, i went to bed so late, almost at 2.30. At school, i already could see everyone celebrated xmas. Ever green full of ornaments,, Red n white snowman+snow flakes, and Santa's hats everywhere. I was walking in hurry to my class when Kathie stopped me in front of the library.
" Hi Suci! i have something for you", she said while grab something from her purse.
A little box was covered by red and green wrap, yap! xmas gift. I don't know what to do. I don't really expect to get presents since we already have xmas party (where the gifts at every corner) last week wednesday. So, i don't bring anything for anyone. I just thanks her, I'm speechless.
" do you want to open it?". This is one of tradition here that people usually open the gift right away. So i open it. It's a nice bracelet. So sweet!

-First period, adv algebra. We only do some works for 30 minutes then the rest we are free. Miss Fetherstone (isn't her name unique?) gave us a huge candy can ( I don't really like it).
-In the 2nd i have APP (American Public Policy), it's my least fave class. I don't know, i like my teacher (mr. Lazarskhy), he's so creative. I like my classmates because they're funny. But i don't like what we learn. Politic, Constitution, Laws. Even those stuffs about my own beloved country, i don't really care. Moreover i should learn about other's country. Oh, mannnn!
-Then i have English Comp, as usual, this class just boring.
-Next i have study hall (free time) but i should come to see Mr Guse, my psychology teacher because that day everyone had their test, so i take it today in my study hall since i don't want to be the one who is doing test while others having party ( we will have party at this class today).
- Choir, we're free
- Lunch, the line is not that long as usual (since many people didn't come)
- Psychology, having party! Watching movie (elf) while having snacks. But many people who signed up to bring the meal, didn't come. So we only have a few people with a few snacks.
- US History ( i love the teacher, i love the class eventhough most of them are freshman), we talked a lit bit about Great Depression. Then we have chocolates throwing. He threw the chocolate, and we catched them.

At home, we have a late but very tasty dinner. Mom said that we'll go upnorth (to grandpa's house) tonight, either after we open the xmas presents or at 1-2 in the morning since the forecast said that we'll have snow storm begin at 6 in the morning (from here to upnorth it will take approximately 3 hours) till 6 in the evening for each hour= 2 inch.
After discuss, we decided to go upnorth at 2 in the morning. This condition is really out of my mind. I never expect it because I haven't packed and done my newsletter AT ALL and Deadline will be on 31 (now is 23). I know that we will spend many days upnorth (and i also love to do so). So i didn't take a nap while everyone else were sleeping, instead of doing Newsletter until everyone else woke then it's time to go at 2.30 am. On the way, i slept till we got grandpa+ma's house at 5. After drop backpack and stuffs, I had a date with the bed in the room where I always stay in while I am at grandma's house. Ah, I love White Lake.
Can't wait for christmas everyone?
cheers

Randomly

I know it's terrible that i can't update this blog constantly. I'm pretty busy this month. So many stuffs to do. Yeah, you know, homeworks, assignments and quizes for sure. Other thing is Newsletter. It ain't so hard actually if i had done it right away. Oh, mannn i'm so lazy. Too many stuffs to do, but nothing had done. I have times after school till night but i just don't want to but i have to. What i'm doing after school is staring at my computer, checking email, friendster and facebook, and then come down, help to prepare dinner (if needed) talking with mom, sona and dad, having dinner, watching movies till 10-11 , then come up to my room and staring at computer (again), listening aa gym on you tube (i don't know, i think i need to charge my self), then watching full house till midnite or ecen dawn and going to bed. So, the conclusion is nothing done. Well, let's forget it for a while coz i wanna share somethings to you

The International Educational Week was over. It doesn't mean anything for me actually since my school didn't celebrate this important event (the US department say that alhough i believe most of my american friends or even the teachers don't know about it). I know, the AFS - an exchange organization that i belong to ask the YES-er and CB-er (schoolarship receiver) to give presentation about their home country. I don't see that we have to do that but my friend said if we didn't, we won't get the check anymore. Well, giving presentation ain't hard at all than living here without money :|. So, i gave some presentations at classes. I surprised that they response just so wonderful. They want to know manything, they asked me many questions that mostly sounds funny to me, such as Do you use electronic in indonesia? (my answer: yes, of course we do. If we didn't how can i make this power point presentation ;) ). It was very good, i'd like to do it other time. I think the EIW will be more fun if the school involve in it. We have 4 student from overseas ( 2 exchange student from Indonesia and Germany, a girl who is already move from china, and a guy from South Africa), beside that, we also have Spain and French club. We can do an exhibitation or something like that in one of the days. So it will give more sense.

Anyway, I found very nice thing in my teachers here. Some days ago, i didn't bring US History homework packets that due at the day. Mr Mateske, my teacher asked us to bring the sheet to him. I didn't realize that i don't bring it. So, when he called me, i was worried that i'll not get credit. But, guess what he said! "Ok, you can bring it to me tomorrow" He said that while gave me a sweet smile on his funny face. What a nice teacher!. It also happen at my other classes. I had math test on wednesday. It ain't hard at all for sure, i don't know why i can't do it as fast as usual but it's not only me, most of the class did too. So, when i hand it in to my teacher, she said " for you who hadn't finished it yet, come to see me after school!", It also happen in my english class! What a nice!!

Then, i just want to review. The weather is freaking cold here. I wear sweater and winter coat , and mitten everyday. It has begun snow!!! white everywhere! The first snow had come some days ago, but it wasn't this much. I was athe last period of my class, in US history class. I didn't know that it was snowy we can't see outside from our class. But my teacher come and cheering "Class, it's Suci's first snow!! yeah, it's snowy outside!!"t stop snowy for three hours. But now, i got it first when i woke up. I saw all things was just white covered by this thick blanket snow. My friends at school just as excited as me. If I was excited to see the snow, they were excited to ask how i am feeling to see this snow. It was so beautiful if we only see it from a warm inside house. Looking at the front and back yard of your house, necking tree, and the road covered by the thick cold white thing. But, if you are going outside, stepped on the melted, gray, nasty ice carefully because you can slide down, you will hate it! believe me!

Thanksgiving is coming up, be ready for the turkey, people!! :))

seuprit

judulnya seuprit emang karena aku cma mau ngetik seuprit aja
ini ngetiknya di trojan room, lagi study hall nih
jdi nggak enak klo pake kompinya lama lama secara punya berjamaah boook
cuma mau share skalian pamer klo kerja saya sebagai tim sukses om obama nggak sia sia
semenjak diumumkan bahwa dia memenangkan presidential election last night, hhha which is dia jadi presiden kita sekarang, eh.. maksudnya presidennya united states ;)
nonton speechnya semalem, beuh.. bikin bergejolak!
make me feels like am an american! he's great!
tpi, hyeeaaah, aku cinta indonesia selalu

friend, you mean a lot to me

friend is someone who is able to demonstrate the following value of friendship on a consistent basis :
    * the tendency to desire what is best for the other
    * sympathy and empathy
    * honesty
    * Mutual understanding
    * Mutual compassion

Wikipedia.org

My AFS friends and I talked a lot about it.
I don't know, it's not what I had in my mind.
Can I call them friends?

May be I just expected too much from a friend

or may be it's just about time.

P.S : Mama, I really really wanna tell you now.. you are my bestest best friend, I love you!
Doraemon
Aku kedinginan
Pinjamkan aku pintu kemana saja
Antarkan aku kembali ke rumah
Barang sekejap saja
Hanya untuk menenggelamkan tubuhku
dalam pelukan mama
Sebentar saja
Aku janji
Aku segera kembali lagi

orang orang sekitar

Postingan kali ini , aku mau cerita tentang keluarga tempat aku numpang *yaela bahasanya, kasar amat buuk* tinggal selama 10 bulan *numpang kok lama amat yak?*. Maap kalo baru cerita sekarang, ;). Kita afs-er nyebutnya hostfamily. Aku baru tau hostfamily yang bakalan mengangkat diriku sebagai bagian dari mereka *ampun dah bahasanya* hanya seminggu sebelum berangkat kesini. Itu juga cuma dikasih kertas selebaran berisi nama hostparentsnya, alamat tinggalnya, that's it!So, aku nggak ada informasi lain yang bisa ngasih gambaran kayak apa keluarganya. Yang aku inget sih waktu iko (adekku) nelpon ngasih tau tentang kertas itu (waktu itu malem sebelom orie nasional), yang ada dalem pikiranku adalah keluarga ini pasti campuran antara americaan dengan tamil *denger dari namanya, Balraj dan Megan Muthupandiyan*. Aku nggak expect banyak, dah dapet aja alhamdulillah banget.

Aku tinggal di 2648N 114th St Wauwatosa, 53226 *yang mau kirim2 makanan indonesia monggo silahkan*. Wauwatosa termasuk suburb area, yang artinya bukan kota tapi juga bukan desa.~ahaahaa, semua orang juga tau. Daerahnya cukup rame, tapi satu hal yang nggak aku suka adalah kalo mau beli barang kecil aja, kulkas misalnya *gajah aja sekalian! beli gajah buat apa? bukan kebutuhan rumah tangga kan. Tapi gajah kan bisa juga jadi....* ini kok malah jadi ngeributin gajah? , nggak bisa langsung nyebrang jalan aja ato jalan kaki ke blok sebelah buat nyari warung. Kita kudu mesti harus pergi ke walmart dan sejenisnya a.k.a kudu naek mobil. Nggak asik banget kan tuh.

Neighbourhood sini nggak rame. Penghuninya para retired, pensiunan. Jadi hening, nggak bakalan denger suara musik jegar jegur dari tetangga *sejauh ini belom ada kakek kakek yang hobi tripingan* ataupun suara bass dari angkot dan bis yang lagi ngetem. Sepilah pokoknya. Yang aku suka adalah rumahnya deket banget ama sekolah. Sekitar jarak 4 rumah lah, ngelindinga aja nyampe. Jadi bisa bermalas malasan bangun karena barang jalan kaki 2 menit aja. Atau kalo mau nongkrong2 dulu abis pulang sekolah, boleh juga. *tapi semenjak ada threat bomb last week, kita nggak boleh lagi tinggal dulu di sekolah setelah bel pulang, mesti kudu cabut!

Well, balik lagi ke hostfamily. Hostdadku orang india, logat indianya masih kentel abis. Biarpun gitu, nggak ada orang di rumah ini yang ngerti bahasa india selain dia sendiri karena emang kita nggak pake bahasa itu ehari hari di rumah. Dad orangnya lumayan ramah, rada pendiem tapi. Yang paling penting, dia jago masak. Dia juga makan nasi *seperti kita sodara sodara* yang artinya saya bisa bertemu nasi kapan saja. Menu yang biasa dia masak adalah kari *tentu saja sodara sodara*, biarpun namanya beda beda, dengan bahan yang diganti ganti tapi rasanya ya tetep aja kari, yang beda adalah kalo hari ini karinya pake telor, besok karinya pake ayam, ato terong, ato kacang apalah. Yah, bisa ditebak, kalo menuruti hawa nafsu dengan memutuskan untuk selalu makan nasi, resikonya adalah keracunan kari *ya seperti saya ini*. Selain makanan, budaya dari india yang kentel di keluarga ini adalah musiknya. Aku lebih sering denger lagu lagu dari film kuch kuch hota hai, kabhi kushi kabhi gem, dan sejenisnya dari pada menikmati indahnya suara sarah mclahlan, rolling stone, chris brown dan teman teman. *lama kelamaan bisa bisa jadi hapal juga nih*. Dad kerjanya sebagai apa yah, keknya sih penganalisa sistem~, pokoknya yang berhubungan dengan komputerlah. Oh iya, pengamatan saya menunjukkan bahwa jumlah orang india di united states ternyata banyak sekali. Buktinya aku sering diajak dinner bareng keluarga keluarga lain dari india. Kayaknya aku lebih sering nyobain makanan india dari pada makanannya american~ahaahaa

Yang kedua adalah hostmom. Dia orangnya baik banget. Dia ngikut puasa waktu ramadhan. Dia nganterin aku pas hari pertama sekolah, pas pergi ke state fair buat sholat ied. Dia orang yang selalu nanyain how's your day, setiap kali aku sampe rumah. Dia satu satunya orang yang suka dengan getas yang aku bawa*orang palembang pasti tau nih, sejenis kerupuk tapi bulet bulet kayak bola, makanya mom bilang fishball* karena yang laen pada bilang fishy. Mom kerja juga, dia professor di beloit university. Dia ngajar writing class. Sejauh ini, dia orang yang punya andil paling besar dalam keseharianku disini. Dia juga sering ngajakin pergi ke acara keluarganya. Pokoknya baik banget lah.

Yang ketiga adalah hostsisterku, sonali
mau tau seperti apa hubungan saya dengannya? baca postingan sebelomnya ;)

Genderuwo gypsi





Nggak terasa, oktober udah sampe ujung. November tinggal ngitung hari. Ini artinya, jatah uang bakal dateng *maklum, lagi bokek parah~ahaahaa* udah mau masuk bulan ketiga, dimana aku dan kawan kawan tinggal punya waktu kurang dari 7 bulan lagi. Oh My Gosh, knapa waktu begitu cepetnya. Masih banyak yang pengen aku lakukan disini. Masih banyak hal yang pengen aku kasih, masih banyak yang pengen aku pelajari, masih banyak yang pengen aku coba....masih banyak....masih banyak!
Aku bingung sendiri, di satu sisi, aku udah kangen berat - parah abis sama semua yang ada di tanah air tercinta, Indonesia! *satu hal yang sangat amat aku rasakan perubahannya adalah nasionalisme*. Ngebayangin bakal ngumpul lagi sesama teman teman seperjuangan, AFS-er di reorientasi, kumpul lagi bareng kluarga tercinta di rumah, temen temen sekolah (meskipun ntar mereka udah jadi mahasiswa *amiin, amiin, amiin*), bisa makan kembali dengan normal, berjumpa kembali dengan bakso, sate, martabak har, rendang, dan sebangsanya, berbicara dengan bahasa kebangsaan*udah hampir 3 bulan gak ngomong ngomong pake bahasa ibu*, udah kangen parah dengan semua itu.

Disisi lain, aku masih kepengen tinggal disini. I like to stay here. United States is a great country to learn. I love being here!
Well, smuanya bakal dateng juga, tinggal berjuang aja. Wish me luck guys!

Anyway, it's october last, so it's Halloween time!
Minggu pagi mom udah koar2 nyuruh sona buat nyari wings (baca: sayap sayapan) yang bakal dipake buat aksesoris sebagai pegasus *wingsnya (tanpa sepengetahuan mom) dah kita jadiin maenan duluan, dan sepertinya yang terakhir kali memakainya adalah saia, ;)*, dan nyuruh aku buat narok witch dress di meja jahit downstair karena ada beberapa part yg rombeng. *aku udah bilang kalo nenek sihir emang pakaiannya rombeng, tapi mom gak setuju (nenek sihir sini ama punya kita beda ternyata, meskipun sama sama nenek sihir)

Sebenernya trick or treat bakalan jam 5 sore, so sebenernya aku punya waktu buat hang out bareng temen. Tapi setelah mempertimbangkan ramalan cuaca tadi malem yang bilang kalo hari ini bakalan snowy pertama, ya udah, aku nolak ajakan mira dan kristen buat jadi flier for food drive election. Rencananya kita bakalan berdiri di depan wauwatosa library sambil ngebagi bagiin selebaran itu. Tapi ya itu tadi, gara gara ramalan cuaca itu, nggak tega aja ngebayangin diri sendiri harus gemetar, menggigil kedinginan di balik wintercoat dengan mulut berasap di hari *ehem* winter snowy perdana~ahaaay. Tapi *lagi, banyak tapinya ah* kenyataannya, yang ada awan cerah cerah aja, nggak terlalu dingin, biasa aja, matahari masih bersinar *lhoo??, yaiyalah*. Huh, emang dasar peramal tukang boong.

Sebenernya, halloween yang beneran *emang sekarang apa?*, maksudnya sebenernya tanggal 31 ntar. Karena aku bakalan ada halloween dance *perasaan samuanya pake dance disini* bareng afs-er se milwaukee, so i decided to do treat or tricking today. Well, meskipun nyadar juga kalo bakalan jadi yang tertua, secara treat or tricking hari ini bakalan bareng sepupu sepupu yang 5-7 taon. Tapi ya Kapan Lagi??? di Indonesia kan nggak ada yang beginian. Kapan lagi keliling keliling jadi pemalak coklat dengan kostum aneh coba?
Buat halloween treat or tricking hari ini, aku memutuskan buat jadi witch (baca: nenek sihir). Oh iya, trick or treat *kok kebalik2 mulu* kali ini bakalan di lingkungan rumahnya christ *om nya mom, rumah kakek lah istilahnya* dan isi rombongannya adalah Jack (5) yang bakal jadi superman, Maggy (2)yang bakal jadi tiger, Robi (7) yang jadi, aduh..apa ya itu namanya, lupa!, dan tentu saja Sona yang bakal jadi unicorn bersayap atau kata lain pegasus bertanduk *halah*
daripada bingung, liat gambar di bawah ini


ayo tebak, aku yang mana?? *pertanyaan bodoh*


Sekali lagi ah, sapa tau ni muka berubah *beneran lo, fotonya beda, cari deh lima perbedaannya*

jack, sona, maggy, robi

ternyata kita nggak jalan sendiri *maksudnya berlima doang*, Mom, Christ dan Baren ikut nemenin *mungkin biar orang orang pada ngasih permen dan coklatnya ke kita, ada pawangnya bok*. Kita mulai keliling jam 5 an, ke tetangga tetangga sekitar. Meskipun udaranya dingin banget *sampe mulut berasep asep*, tapi kita tetep semangat mendatangi rumah rumah yang tak beruntung itu *sekalinya dateng berlima*, tapi rame juga sih anak anak sekitar sini yang juga ikutan keliling. Ternyata nggak setiap rumah ngerayain halloween. Beberapa tampak sepi sepi aja tanpa hiasan apa apa. Kata Mom, ada beberapa penduduk yang nganggep kalo halloween ini bertentangan dengan keyakinannya *meskipun mereka agamanya sama, beda persepsi wajar aja kali ya*. Kita keliling dari satu rumah ke rumah yang laen. Meskipun rumahnya ketutup, kalo ada hiasannya, gedor aja bos, sampe orangnya keluar *beneran lo (tapi tentu saja ini kerjaan para kurcaci2 kecil ini)*. Kita gedor rumah orang sampe orangnya keluar sambil bawa nampan penuh coklat, kalo nggak ya suruh masuk lagi suruh ambil coklat2nya. Waktu orangnya ngebuka pintu, kita bareng bareng teriak TRICK OR TREAT *meskipun aku suka kebalik balik*. Nah, saat satu satu ngambil coklatnya, biasanya kita tambahin kata katanya sesuai kreativitas masing masing. Bisa jadi trick or treaaaaa, smell my feet *hhhha, ini punya sona, siapa yang ngajari?? ayo ngaku*, or trick or treat, i'm so sweet *ahhhaa, punya sapa ini hayo??*, cuma buat seneng senengan aja siih. Kirain karena aku udah gede, aku bakal dapet coklat lebih sedikit. Ternyata, hipotesis itu salah! Most of them say : you're bigger, so you get more. Haa, senangnya hatiku....

Perpaduan antara hewan, hantu, dan superhero




si superman lagi nyari superhero yang nyolong coklatnya


rombongan pemalak beraksi

Sekitar satu setengah jam kita keliling. Lumayan, box aku penuh! sukses di halloween pertama (dan terakhir. Secara kalo balik ke US lagi *amiin* mana bisa ikutan lagi, malu dongg). Kirain sih sampe malem, biar aura halloweennya kerasa, tapi dengan udara yang begini, silahkan dicoba kalo mau tulang anda keriting.

My Halloween
nenek sihir berdahi dan hidung hijau nan baik hati
*kok keknya bagusan kalo pake topeng ~ahaahaa*


oh iya, itu photo yang paling atas adalah ginger house buatan sonali. Jangan tanya buatan saya *udah abis duluan dalam proses*

Pergi ke utara atas


i missed this weekend
Homework and quiz broke me up, why were my teacher so *kind* , spreading those assignments and gave so short term for us to do those stuff. *sigh* I was so lazy, bored to go school. Faced the same classes, teachers, and schedules everyday. Nothing special in this week but tom's invitation to go watching football match. *???*, He thought i would be good supporter for him *after he heard i cried out at school powderpuff*
oh, well. Once more, i miss this weekend

Luckily, mom had planned to go upnorth , where my hostgrandparents are living. i was so excited. We invited mira's (my friend) family to join us. They are five people; her mom and dad, and her hostsiblings, kelsey and nicole) So, we are 9 people would spend this weekend in my favorite place, with my favorite people. 3 hours ain't so long (to get here, we had to pass oshkosh, appleton, and other county which is far enough). When we got there, grandpa was raking the leaves around porch. Grandpa offered me to go harley riding*again*. Of course i wouldn't refuse it. I hadn't take my backpack out from the trunk, heard that make me forget everything *lebay*. I get on the bike, and ready.
here is some pictures dad took of us (me, especially)

ain't i cool, huh?


ready to run around white lake


hohohohhh, he is my favorite hostgrandpa *who else??*


don't we look so cool?

i was so delightful, go mbah....!

We went around white lake but in different route. My most favorite part of it was when we turned around, it was so fun. Then we get home to have dinner *for them, i was fasting*. We went around river near our home because it would be so pretty there. We got there by car and then take a walk. Guess what, ryan (mom's cousin. om saia lah kalo disilsilah) was waiting there, cihuiii! he is a very nice guy *bling eyes* wanna see him? find at next post~ahaaahaaa.
well, i don't know what to say. What we were doing there was takin picture, yeah...taking picture. I know, fall is my favorite. Everyone will love it!
no wonder ryan decide to take his senior picture with this scene as the background. I also wanna take my senior picture here *hihihihhh, so we're match*. This place was just like a studio for us. We sat on the ground, have cocktails, ajibb booook! enjoy the view



mira , tree, and me

mira, kelsey and nicole

After hanging out around the river, we went home. It was tired actually, but yeah, i missed this weekend i won't let it pas through. In the front yard, we have a rope where we can hanging, was like a tarzan. It's my favorite here although i've just try it for 2 times, i'm pretty good though.




ini adalah gambar dengan pose terbaik yang pernah diambil


nyengir




isn't it beautiful?


FALL IS MY FAVOURITE

My Sista

IND: IA-ONESIA


I had never had a sister. I used to live as the only girl in the house, surrounded by these trio silly boys- my brothers. Since we were kid, we played together a lot!.. so I would say they  pretty  much shaped me (blame them for that! lol). Even my mom often says all of her kids are boys -_-". I prefer to go hiking than go to the mall, I prefer bike than car, jeans than skirt (it's getting better after I lived in dorm in my freshman year), eating than cooking, washing the car than cleaning my room. My mom had tried so hard to get me in to the kitchen to see her making food  before finally she gave up.

There are things I love to have all brothers ;whenever I need a ride, they or at least one of them will always be there :P, having them make me feel save whenever I need to go wherever even in the night,

Keadaannya beda lagi dengan di keluarga tempat aku tinggal disini (baca : United States). Sekarang Aku punya adek kecil umur 5 tahun, cewek, namanya Sonali .
Biasa sehari hari dengan sodara cowok ngebuat aku awal awal rada canggung buat jadi seorang big sister dari adek yang cewek banget!!. Waktu baru sampe (saat itu sekolah belom mulai), tiap ari pasti maen barbie, ponnies, dkk. Yang mana semua itu bagi aku nggak banget. Tapi, aku ya tetep nemenin dia (walaupun dalem ati, haduuuuh, apaaa ini). Rutinitas laen selain itu adalah ngebacain dia buku cerita (Ini program bagus buat ngelancarin reading). Masalahnya, dia mau dibacain buku yang itu itu aja meskipun sebenernya bukunya banyak. Sona cuma mau ngedengerin cinderella, thumbelina, snow white. Sebelum dia berangkat sekolah *dia lebih pagi* bacain cinderella, sore pulang sekolah thumbelina, malem abis dinner snow white, begitu siklusnya sodara sodara.

Lama kelamaan, aku jadi biasa. Punya sodara cewek ternyata menyenangkan juga. Naluri sebagai cewek lebih dapet *lebay*. Dia sering maen ke kamarku. Kalo lagi sedih, nangis gara gara abis ditegor mom ato dad, pasti dateng ke aku *sekedar minta peluk, ato belai belai, dia rada manja*. Adek cewek jauh lebih *contohnya, kalo dia diketawain gara gara tingkah ato omongan dia yang aneh, dia bisa sampe nangis sambil bilang "you hurt my feeling", halah*. Kita juga sering jadi temen curhat *dia yang sering curhat, kecil kecil udah tau cowok cakep*.
Kita lebih sering ngabisin waktu di rumah sesama wanita.. bos cowok pulang malem soalnya, heheh
bikin cookies, apple pie, jalan jalan ke zoo, take a walk keliling blok blok, belanja, watching movies, nganterin dia balet, ato nonton konsernya aku (choir concert). Sometimes I come along to pick her up from school. Sonali semangat banget ngenalin aku ke temen temen dan gurunya. Dia bilang :
" Here is my sister, suci", jadi terharu :)



                                          Belajar bikin cookies :) *lumayan buat bekal buka usaha waktu pulang ntar*







i am so lucky that i can have a sister, my little sister. Although we will only being together for less than a year .



                                                 I LOVE HER :)

Go Obama, ada yang gak setuju ??

Pagi pagi selesai sarapan, iseng iseng ngeliat calender board yang sebenernya udah tiap ari nampang di deket kulkas tapi baru kali ini aku perhatiin. Hari itu tanggal 4 october, ada catatan kecil di bawahnya

" uci's first cluster "

Artinya, hari ini kali pertama group purple ku "tercinta" bakal mulai kegiatan pertama buat ngisi tahun kami disini sebagai cluster. Dan untuk bulan pertama ini, Karen, my cluster leader said that we will be obama's volunteer. Aku excited banget buat kegiatan ini. Alasan pertama: secara AKU CINTA OBAMA!, nginget betapa berbunga bunga diriku pas nonton obama's campaign di tv yang bikin mom nangis haru *padahal dia republican sejati*, rasa cinta diperkuat ketika nonton presidential candidate debate beberapa hari yang lalu dimana Om Obama keren abis!! so, rasanya seneng aja bisa "berbuat" sesuatu buat idola, hhhhaaa. Kedua, ini artinya aku akan kembali berada di antara temen temen yang satu group waktu orie di dc. You know, how glad you are when you can share manythings with your friends that's stuck in the same condition as you. Masalahnya, kesemuanya pria. Seharusnya, kalo dipikir pikir dikelilingi oleh co-co adalah hal yang menyenangkan, tapi tidak begitu kondisi saia disini. Tanya kenapa! karena temen satu cluster aku nggak ada yang cakep!! T_T, secara isinya :

Duo arab(egypt) = max, onta yang suka makan pork + bacon, shock. Ahmed, onta yang
ngeluh mulu waktu puasa
gentong philipin = Cyd, anak 15 taon yang badannya kek om om
si cacing kremi = Nuhu (Ghana) . Waktu kita belajar tari mambo pas post arrival
orie, dia malah menggeliatkan tubuh secara erotis
Pak Tua = Ersin (Turki), sebenernya dia termasuk yang lumayan *senyum senyum gak
jelas*. Dia yang paling tua,hampir 19 taon. Dateng kesini sebenernya
dengan tujuan utama nyari istri universitas. Orangnya dewasa abis. Dia
bak power ranger yang nolongin aku dari kezoliman hasil kolaborasi antara
cacing dan gentong yang gak ada abisnya. Adaaa aja bahan ledekan buat aku.
Alasan utama mereka milih aku sebagai korban, karena aku paling cantik tiny, *sebenernya nuhu juga gak lebih gede dari aku, cuma dianya
ada yang kepedean ngatain orang*
Ini kalimat sakti mandra guna dari Ersin yang bisa ngeberentiin aksi para
dedemit itu. *omongan sesepuh gak berani mereka lawan*
" Stop it! She isn't tiny, she is just so cute",
*muaakkaaakk, aku segera melesat terbang*

Acara volunteering diawali meeting plus lunch dulu di sebuah warung copi di Ozakee County jam 11.30.Cluster kami dapet tambahan dua siswa dari jerman, Mira dan Sebastian. *Akhirnya punya temen sesama jenis juga*. Karen dateng ngeboyong suaminya , Banner, yang sejak saat itu jadi seksi dokumentasi kegiatan kita. Diskusi bentar ngomongin sekolah, kluarga, masalah krusial2 lain sebagai anak anak yang terdampar. "kantor cabang" obama's campaign ada di seberang warung kopi, jadi tinggal ngegelinding aja. Sebelum masuk, Banner menjalankan tugas perdananya.
kiri-kanan : Cyd, Max, Ersin(merah), Nuhu, Bas(item),Ahmed,Aku,Mira

Ema (volunteer senior) ngasih instruksi. Memastikan bahwa kami disini bukan untuk demo

Tugas kita ringan dan simpel amat. "cuma" nulis postcard yang bakalan dikirim ke para wanita seantero Ozakee County. Ceritanya, si Rachel, ketua kantor cabang obama ini , ngasih kita postcard kosong yang ada gambar obamanya, pena, kertas alamat kemana postcard bakalan dikirim, plus kertas yang ada tulisan apa yang mesti kita tulis di postcardnya. Berhubung postcard kali in temanya women for obama, so isinya tentang masalah "kewanitaan", (contohnya : upah bagi pekerja wanita, aborsi, dll.). Supaya isinya ngena, jadi yang ngirim juga harus wanita. Maka jadilah om om ini menulis postcard dengan meminjam nama saia, meskipun aku khawatir bakal bikin si penerima bingung. Secara alamatnya deketan, dapet postcard dari nama yang sama tapi tulisan yang sangat berbeda. Hhhaaahaaaa. NB: Mereka semua mengagumi tulisan saia yang kata temen temen di Indonesia sudah mencerminkan tulisan dokter sejati, hhhaaa.

Karen(ijo) ngejelasin ke Pet(er) siapa kita sebenarnya, muahahaha
kita : pura pura gak liat


Rachel udah siap siap ngasih tugas baru

pokoknya pura pura dengerin aja.........

Karena komputernya cuma ada 4, sedangkan kitanya ada 8 orang, jadi kerjanya gantian. Disela waktu nunggui kerjaan, aku , ahmed, cyd memilih untuk mendekorasi kantor ini dengan poster poster yang terlalu banyak bertebaran karena udah nggak cukup space lagi di buat di taroh di tempat yang wajar. Tapi daripada posternya bergelimpangan, kami memutuskan untuk tetep nempelin tuh poster di dinding, di mana aja. Deket tangga ke gudang yang pastinya gak bakal ada tamu yang liat, Bagian belakang pintu utama yang pastinya gak bakal diliat orang secara pintunya selalu kebuka, jadi posternya hanya ditoton tembok. Cyd nempelin poster obama di tembok tetangga sebelah kantor ini yang ternyata baru kami ketahui merupakan kantor kampanye kandidat senate republican *obama=democrate*



masih sempet nyengir meski badan dah gemeter takut ngelinding

Akhirnya kerjaan selesai juga *meskipun sebenernya lebih banyak makan cookies yang disediain dari pada kerjanya*, Jam 03.05 pm, mom ngejemput yang artinya dah harus say goodbye sama yang laen.
It was so much fun!!!

Berawal Dari Juminem

Saat itu, gak seperti biasa, setelah bel pulang aku gak langsung ke asrama tapi melalang buana dulu dengan my close friend *blom minta izin sama orangnya* berburu pembina asrama buat minta izin supaya bisa keluar karena kepengen pulang *baca : les*. Setelah bolak balik kantor-asrama pembina-kantor lagi, akhirnya bisa juga balik ke kamar buat sholat dan siap siap. Waktu melangkah masuk kamar, my roommates yang saat itu lagi bersantai dengan posenya masing masing, sedang berheboh ria ngomongin program AFS (American Field Service), sebuah program pertukaran pelajar yang baru aja diumumin ke kelas-kelas oleh kakak senior. Temen temen sekamar pada excited, hampir seisi kamar adalah mangaholic, so you know. Mereka kepengen pergi ke jepang, Saat itu juga sang ketua asrama langsung ngasih instruksi "speak english only please!" agak lebay emang. Nggak cuma itu, saking excitednya, penghuni yang lain juga pada sepakat kalo seluruh anggota juminem mesti ikut serta *maklum, obsesi going overseas begitu menggelora di kamar ini*. Awalnya, Aku sebenernya gak terlalu tertarik. It seems impossible, i thought. Aku cuma senyum senyum aja ngedengerin obrolan mereka. Ternyata gak semua temen seisi kamar excited dan berbahagia ikut dalam obrolan ini. Tiga temen yang laen, yang masih belom cukup umur buat ikut serta dalam obrolan ini program ini,cuma ngedengerin sambil pasang tampang gak jelas, antara kecewa, sebel ato mo boker putus asa.

Ternyata obrolan tentang program ini gak stop stop juga sampe selesai kbm malem. Satu anak kecil belom cukup umur di kamar sampe menitihkan air mata gara gara gak bisa ikutan. Sedangkan temen temen yang lain dengan tanpa perasaan terus ngebahas program ini ditambah imajinasi masing masing *dapet cowok bule lah, dapet sodara cakep lah, orang tua kaya, liat gunung fuji, patung liberty , de el el* yang terang aja ngebuat si anak kecil tambah mewek menyesali kenapa nongolnya kelamaan.

Tapi siapa sangka air mata yang sempet aku liat dari anak belom cukup umur ini menyentil hati kecil aku *waktu itu masih punya,???* . Kira2 begini opini optimis dan negatif mengobangambingkan daku
+ : Haduh, kok dia bisa sebegitunya kepengen ya? sampe nangis segala. Kok aku yang
punya kesempatan malah nggak mau
- : Pasti susah. Ini program beasiswa. Pesertanya pasti bejibun, dan bukan orang sembarangan.
+ : Aku kan juga bukan orang sembarangan *sembarangan dalam kalimat satu ini harap
diartikan lain*
Oh well, nyoba apa salahnya ya. *i thought*

Ternyata, prosesi memenuhi berkas sebagai peserta aja sudah ribet *terutama bagi orang malas seperti saia*. Mesti ngisi berlembar lembar formulir yang bikin aku bingung padahal pertanyaannya seputar diri sendiri *mau nggak mau, kenarsisan harus dijunjung tinggi*, legalisir ijazah, sttb, minta rekomendasi guru, orang dewasa yang kita kenal, plus juga rekomendasi dari temen, pas photo *karena waktu itu emang aku belom buat*. Masalahnya lagi, identitas sebagai siswa asrama bikin ruang gerak jadi sempit dan terbatas yang akhirnya bikin tambah males. Kalo nggak ngeliat temen sekamar yang dari luar kota aja berjuang, kalo nggak inget komitmen sebagai juminem yang harus ikut serta *meskipun akhirnya sang ketua asrama nggak mau daftar setelah ngeliat kita ribet bersibuk ria dengan segala hal itu, dasar tidak bertanggung jawab!!* rasanya males banget. Tapi berhubung udah daftar, ya udah. Lengkapin aja.

Aku nggak terlalu ngoyo. Yang penting jalanin aja sebisanya. Tes tahap pertama, lolos *in my mind : aha, nice beginning*. Dua minggu berikutnya, lanjut tes tahap 2. Aku pernah bilang sama temen sebangku waktu kelas X, dia juga ikutan tes program ini meski mungkin rejekinya belom sekarang. Waktu itu pengumuman tes tahap 2, kita belom tau hasilnya, belom sempet liat karena lagi kbm di kelas. Ada temen yang baru dari luar kelas ngeliat pengumuman dan ngasih tau kalo my deskmate ini lulus, sedangkan hasil tes aku dia nggak liat. *akunya udah pesimis duluan*. Dalam obrolan kita, aku bilang
" Semoga aja, kalo emang Allah mau kasih kita kesuksesan dalam hal ini, Dia beri kesuksesan itu sampai akhir." . Ternyata aku lulus juga.
Tes tahap 3, lulus lagi. Alhamdulillah !! Keinginan itu udah bukan sekedar jalanin sebisanya. Bayang bayang jadi exchange student sudah punya bagian sendiri dalam kepala, meskipun nyadar juga kalo perjalanan masih panjang.
Masuk ke seleksi berkas trus seleksi tingkat nasional yang sensasional *nyengir*
Menunggu hampir setahun dengan ririn, anggit, widya dan teman teman seperjuangan setanah air sambil terus berdoa supaya Allah ngasih yang terbaik *meski sebenernya, kayaknya doa aku lebih ke pliiis, ya Allah*
Dan pada akhirnya mengantarkan aku terbang ke benua ini.

Alhamdulillahirobbilalamin


special thanks to : Juminem, you took me of till i can be here See Ya In Tokyo, Gals!!
my deskmate.

akhirnya, ngeblog juga

Malem2, setelah chat ama temen, niat buat ngblog makin kuat. Sebenernya emang udah niatan dari lahir beberapa bulan lalu pas temen2 pada promosi blognya *kebanyakan blog di friendster*. Tapi karena penyakit manusia yang paling sering kumat *baca : males*, aku mikirnya ntar ntar aja, toh aku bukan artis, ato orang penting yang banyak orang pengen tau kegiatan sehari2nya. Tpi stelah dipikir, justru karena itulah, aku ingin jadi orang yang dianggap penting, yang pengalamannya bisa jadi referensi orang lain. Ditambah masukan dari temen2,dan sodara2 yang "agak" sebel karena emailnya tak kunjung terbalas.*ini juga bukan karena aku yang selalu sibuk, tpi penyakit manusia itu yang terlalu sering kumat*

akhirnya, akhirnya, sodara sodara , saia putuskan buat bikin blog
*cheer, horeeee, gunting pita, potong tumpeng*
Ini blog pertama saia, Isinya bakalan berorientasi pada diri saia *ya iyalah*. Aku masih dalam tahap belajar, so don't compare me with Asma Nadia, Agatha Christie, ato J.K Rowling. Bukan apa2, tpi karena saia jauh lebih muda dari mereka, sodara2.